Tuesday, March 20, 2012

Jendral Erwin Rommel

 
Selama PD II Jerman memang banyak memiliki panglima perang berkualitas jempolon. Salah satunya adalah adalah Erwin Rommel. Kehebatan taktik perang pria asli Jerman ini membuat Jenderal yang satu ini disegani baik oleh Inggris maupun AS.
Lahir di Heidenheim, sekitar Ulm Jerman, Erwin Rommel bukan keturunan militer. Ia berasal dari rakyat sipil kalangan menengah. Perjalanan militernya dimulai saat Rommel mendaftar sebagai kadet pada sekolah infanteri di Danzig (Danzig Infan School) pada tahun 1910.

Dua tahun kemudian Ia ditempatkan dalam unit operasional dengan pangkat letnan. Seperti umumnya perwira-perwira muda jaman itu, Letnan Erwin Rommel juga ikut terlibat dalam PD I. Antara tahun is ditempatkan di Perancis dan dianugerahi medali Iron Cross kelas satu. Prestasi yang lumayan menyolok justru diperlihatkan menjelang akhir PD I di Italia. Kala itu la berhasil memimpin kompinya merebut posisi yang diduduki musuh dan menawan personel plus 80 pucuk beragam persenjataan. Atas keberaniannya pemerintah Jerman kembali memberi bintang jasa yaitu Sebuah penghargaan tertinggi.

PERTEMPURAN AMBARAWA

 
Pertempuran Ambarawa berlangsung empat hari, dari 13-15 Desember 1945. Semangat juang pasukan TKR menjadi penentu kemenangan dalam melawan musuh.

Awal Pertempuran

Perjuangan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin Jenderal Soedirman pada pertengahan Desember 1945, membuat tentara sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa menuju Semarang. Walaupun dihadang dengan seluruh kekuatan persenjataan modern serta kemampuan taktik dan strategi sekutu, para pejuang RI tak pernah gentar sedikitpun. Mereka melancarkan serangan dengan gigih seraya melakukan pengepungan ketat di semua penjuru kota Ambarawa. Dengan gerakan pengepungan rangkap ini sekutu benar-benar terkurung dan kewalahan.
Jenderal Soedirman sebagai pemimpin pasukan menegaskan perlunya mengusir tentara sekutu dan Ambarawa secepat mungkin. Sebab sekutu akan menjadikan Ambarawa sebagai basis kekuatan untuk merebut Jawa Tengah. Dengan semboyan “Rawe-rawe rantas malang-malang putung, patah tumbuh hilang berganti”, pasukan TKR memiliki tekad bulat membebaskan Ambarawa atau dengan pilihan lain gugur di pangkuan ibu pertiwi.

SEJARAH PERANG SALIB

Awal mula Perang Salib adalah Perang antar Gereja dan Yahudi, jadi bukan bermula Perang antara Kristen dan Islam, yang penengertian umum saat ini.

Perang Salib Pertama dilancarkan pada 1095 oleh Paus Urban II untuk mengambil kuasa kota suci Yerusalem dan tanah suci Kristen dari Muslim. Apa yang dimulai sebagai panggilan kecil untuk meminta bantuan dengan cepat berubah menjadi migrasi dan penaklukan keseluruhan wilayah di luar Eropa.

Baik ksatria dan orang awam dari banyak negara di Eropa Barat, dengan sedikit pimpinan terpusat, berjalan melalui tanah dan laut menuju Yerusalem dan menangkap kota tersebut pada Juli 1099, mendirikan Kerajaan Yerusalem atau kerajaan Latin di Yerusalem. Meskipun penguasaan ini hanya berakhir kurang dari dua ratus tahun, Perang salib merupakan titik balik penguasaan dunia Barat, dan satu-satunya yang berhasil meraih tujuannya.

Sejarah runtuhnya Uni Soviet / USSR (Union of Soviet Socialist Republics)

 
Uni Soviet mulai dibentuk sejak meletusnya Revolusi Rusia pada 25 Oktober 1917. Revolusi Rusia lahir sebagai reaksi kekecewaan rakyat terhadap Tsar Nicholas II yang despotis dan korup. Revolusi digerakkan kaum Bolsyewik yang berhaluan marxisme di bawah pimpinan Vladimir Ilyich Lenin.

Setelah berhasil merebut tampuk kekuasaan, sejak tahun 1922 Lenin mulai mengembangkan teritorial negara ke wilayah sekitarnya. la kemudian membentuk federasi dengan nama Uni Soviet. Mulai 30 Desember 1922, federasi ini terdiri dari 15 negara bagian, yaitu Rusia, Armenia, Azerbaijan, Belorusia, Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kirgisia, Latvia Lithuania, Moldovia, Tadjikistan, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan.
Pada tahun 1924 Lenin meninggal dan digantikan Joseph Stalin. Semasa tampil di panggung kekuasaan, Stalin sering menindas dan melenyapkan semua saingan politiknya. Tidak tanggung-tanggung, tokoh sekaliber Leon Trotsky yang berjasa dalam Revolusi Rusia dipecat dan dibunuhnya. Tatkala Stalin mampu mengukuhkan kekuasaannya, pada tahun 1952 Partai Uni Serikat Komunis (PUSK) diubahnya dengan nama baru Partai Komunis Uni Soviet (PKUS). la menjabat Sekretaris Jenderal PKUS sampai tahun 1953. Berkat kepiawaian politik, ia menjadi diktator yang mampu mengantarkan Uni Soviet menjadi negara komunis terkuat di dunia.

Charlie Chaplin– Sang Raja KOMEDIAN

 
Chaplin identik dengan tokoh gelandangan kecil berwajah sedih, berbaju gombrang, bersepatu kebesaran, dan selalu membawa tongkat. Ia diakui sebagai salah satu artis paling kreatif dalam sejarah film dunia. Tak hanya seorang pelawak, ia juga seorang produser, penulis naskah, sutradara, bahkan komposer lagu bagi film-filmnya.

Pada akhir 1910-an, beberapa minggu sekali, sebuah poster bergambar gelandangan kecil bertopi selalu terpanjang di luar gedung-gedung bioskop di beberapa kota amerika. Poster yang muncul dengan tulisan I AM HERE TODAY itu merupakan tanda kehadiran Charlie Chaplin di bioskop-bioskop itu.

Kini, puluhan tahun kemudian, Chaplin masih menjadi figur yang di gemari. Pada 1995 sebuah survei dengan responden para kritikus dari seluruh dunia menobatkan Chaplin sebagai aktor terbesar dalam sejarah perfilman. Dialah orang yang mengandalkan semua aspek dalam proses pembuatan film. Dia, united Artist, menjadi produser, pemilih pemeran, sutradara, penulis, dan pembuat musik bagi film-film yang ia bintangi.